Kelebihan dan Kekurangan Trading Index

Halo semuanya, Salam kenal dari MIGRO Indonesia. Kami adalah komunitas edukasi finansial yang fokus pada topik trading index.

Pada kesempatan pertama kali ini kami ingin menjelaskan tentang kelebihan dan kekurangan trading index, karena masih banyak yang cukup asing dengan topik ini meskipun sudah berkecimpung di dunia trading sejak lama.

Index yang kami maksud di tulisan ini akan merujuk pada DJ30 (Dow Jones), SP500 (standard and poor), serta NQ100 (NASDAQ). Kami belum membahas index selain tiga itu, karena hanya tiga index tesebut yang umum ditemui di broker CFD lokal maupun internasional.

Jadi, apa saja kelebihan trading di index saham?

Memiliki Trend Bullish di Jangka Panjang

Trading index, sama seperti trading forex, membuat kita bisa menghasilkan keuntungan dari penurunan harga melalui metode shorting. Namun, pergerakan dua arah ini seringkali justru membuat trader bingung harus membuka posisi long atau short.

Di index, pergerakan nya cenderung naik dan memecahkan rekor all time high terus menerus, sehingga trader cukup fokus pada posisi buy tanpa harus memikirkan kapan shorting.

Mudah Dipelajari Bila Pernah Trading Saham

Selain mempermudah learning curve karena kita cukup focus on buy, trader saham yang baru terjun ke dunia CFD juga akan lebih mudah melakukan analisa pada underlying yang menjadi faktor penggerak harga index.

Apabila trading forex, maka mungkin perlu belajar membaca market outlook untuk kebijakan fiskal dua negara yang menjadi pair trade tersebut, sedangkan untuk index, bisa membaca market outlook di negara Amerika saja, karena komponen index merupakan perusahaan-perusahaan yang berada di Amerika Serikat.

Tiga Jenis Index Tergantung Selera

Ada banyak index di Amerika Serikat, namun yang umumnya diperdagangkan di market CFD hanya tiga. Kendati demikian, tiga pilihan index ini cukup memberikan penawaran cukup unik untuk selera yang berbeda-beda, mulai dari profil risiko sampai ketersediaan modal.

Contohnya untuk NQ100 memiliki pergerakan harga yang lebih tinggi daripada DJ30, sehingga NQ100 kurang cocok untuk trader yang baru mulai belajar dengan modal minim. Underlying setiap index pun berbeda – apabila anda suka memantau berita tentang perusahaan teknologi maka cocok memilih index NQ100 yang berisi banyak perusahaan berbasis teknologi .

Market Bergerak Di Luar Jam Kerja

Hal ini sebenarnya cukup menjadi pisau bermata dua, tergantung pada gaya hidup kamu. Index CFD cenderung bergerak volatil di saat pasar saham Amerika buka, yakni disaat jam orang Indonesia beristirahat.

Ada yang bilang hal ini tidak baik untuk kesehatan dan gaya hidup karena kita menjadi tidak memiliki waktu istirahat, namun kami berpendapat bahwa trading itu bisa dibawa santai dan menjadi hobi yang menghibur sekaligus menghasilkan.

Oleh karenanya, justru kami berpendapat bahwa trading index setelah bekerja itu justru merupakan hobi yang produktif dan tidak mengganggu gaya hidup. Penasaran dengan metode trading index santai? Tunggu artikel kami selanjutnya.

Bagaimana dengan kekurangannya?

Kekurangan trading index yang paling utama hanya satu, yaitu bahwa produk ini belum tersedia di semua broker maupun jenis akun yang mereka tawarkan

Nah, oleh karena itu, kami merekomendasikan broker mitra kami yaitu FinanciaFX, yang menyediakan produk NASDAQ pada penawaran akun mereka.

Gunakan kode referral kami, dan dapatkan tambahan fasilitas dibawah ini:

  • Garansi legal anti kecurangan dan manipulasi broker (baca selengkapnya)
  • Fasilitas data jurnal tick-per-tick (berdasarkan permintaan)
  • Edukasi dan signal trading gratis
  • Diskon untuk penggunaan bot Velocity (akan segera hadir)
  • Potensi bonus penghasilan dengan menjadi referral kami (baca selengkapnya)

Pastikan untuk menggunakan link referral kami untuk mendapatkan keuntungan tersebut.

Copyright @ 2021 Migro.
All right reserved